Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Jokowi Di Bawah Prabowo, Unggul Di Atas Ganjar

SENIN, 12 APRIL 2021 | 15:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Presiden Joko Widodo mendapatkan urutan kedua dari 18 tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi untuk calon presiden pada Pemilu 2024.

Mantan Walikota Solo itu berada di bawah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang masih menempati posisi puncak.

Hal itu setidaknya terpotret dalam temuan terbaru dari lembaga survei KedaiKOPI (Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia) yang digelar 29 Maret-4 April 2021, tentang elektabilitas terbuka tokoh capres 2024.


"Elektabilitas terbuka, Prabowo Subianto 24,5 persen, Joko Widodo 18,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo saat memaparkan hasil surveinya melalui daring, Senin (12/4).

Selain Prabowo dan Jokowi, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di posisi ketiga dengan 16,0 persen. Disusul Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 13,3 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 12,5 persen.

"Lalu Sandiaga Uno 6,6 persen, Tri Rismaharini 4,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 1,4 persen, Basuki Tjahaja Purnama 0,6 persen, Susi Pudjastuti 0,5 persen, Gatot Nurmantyo 0,2 persen, Puan Maharani 0,2 persen," kata Kunto.

Selanjutnya, dengan perolehan di bawah satu persen ada nama mantan Gubernur NTB Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, pengusaha Chairul Tanjung, politikus Nasdem Rachmat Gobel, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Ada juga yang tidak ingin menyebutkan sebesar 0,1 persen," tandasnya.

Survei KedaiKOPI digelar pada periodisasi 29 Maret-4 April 2021. Survei ini menggunakan metodologi telesurvei atau wawancara via telepon di 34 provinsi di Indonesia dan melibatkan 1.260 responden.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya