Berita

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

PKS: Demokrasi Kita Saat Ini Tertatih-tatih Akibat Oligarki Kekuasaan

MINGGU, 11 APRIL 2021 | 19:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Demokrasi akan berjalan dengan baik apabila segala prosesnya berjalan dengan jujur dan adil tanpa dicampuri politik uang dan hal-hal lain yang menghambat demokrasi menjadi baik.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini yang menyebut demokrasi Indonesia berbeda dengan negara lain karena Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar negara sekaligus identitas dan karakter bangsa.

“Demokrasi Indonesia berjalan dengan baik ketika awal reformasi. Namun saat ini, demokrasi kembali tertatih-tatih akibat oligarki kekuasaan dan kapital,” kata Jazuli, Minggu (11/4).


Ia menjelaskan, dibutuhkan komitmen kuat seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan demokrasi pancasila yang substantif,  yaitu demokrasi yang menghasilkan kesejahteraan rakyat berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Mohammad Sohibul Iman, mengatakan saat ini masyarakat terhadap akan terwujudnya demokrasi yang substantif dan lebih baik.

Namun saat ini demokrasi di Tanah Air masih belum sesuai dengan harapan. Sebab, money politics masih marak terjadi dan membuat demokrasi tidak lebih baik dan adanya kekuatan besar yang disebut oligarki.

"Penyebab mundurnya demokrasi Indonesia salah satunya akibat dari desain institusi demokrasi kita yang belum tuntas, menyempitnya partisipasi publik, kemudian pengelolaan negara yang tidak baik akibat abuse of power," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya