Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

AHY Nyalip Prabowo, Bapilu Demokrat: Kami Semakin Optimis Menatap 2024

SABTU, 10 APRIL 2021 | 20:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Naiknya tingkat keterpilihan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagaimana terpotret dalam rilis survei terbaru yang dikeluarkan Indonesia Political Opinion (IPO), disambut baik oleh DPP Partai Demokrat.

Diketahui, putera sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mendapatkan tingkat keterpilihan sebesar 7,1 persen, berada di atas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang memperoleh 5,7 persen.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan pihaknya merasa bersyukur dan mengapresiasi rilis survei IPO tersebut.


Menurutnya, hasil survei selalu menjadi rujukan dan referensi utama bagi Partai Demokrat dalam menyusun grand strategi, agenda strategis dan program operasional.

Selain itu, hasil survei juga menjadi acuan dalam mengevaluasi agenda-agenda kepartaian yang telah dijalankan.

"Ini menjadi penilaian yang paling objektif dan bisa diterima untuk mengukur sejauh mana kinerja Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Mas Ketum AHY. Kami bersyukur setelah setahun dibawah kepengurusan Mas Ketum AHY banyak capaian yang diraih," kata Kamhar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/4).

Kamhar menambahkan, hasil survei tersebut juga semakin membuat Partai Demokrat optimis menyambut Pemilu 2024. Pasalnya, Partai Demokrat baru saja melalu badai yang menjadi ujian dan bisa dilewati dengan gemilang dan memuaskan.

"Ini sekaligus membuktikan kualitas kepemimpinan Mas Ketum AHY handal dan membanggakan. Kami berkeyakinan kesuksesan ini menjadi berkah bagi partai dan bermanfaat besar secara elektoral. Ini semakin terkonfirmasi dengan trend elektoral Mas Ketum AHY yang terus mengalam trend kenaikan," tuturnya.

"Alhamdulillah telah masuk lima besar dan telah mengungguli Pak Prabowo. Ini membuat kami semakin optimis menatap 2024," demikian Kamhar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya