Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat melantik delapan pegawai baru, di Gedung Merah Putih KPK, kawasan Kuningn, Jakarta Selatan, Jumat (9/4)/Net

Hukum

Firli Bahuri Berharap Penambahan 8 Pegawai Baru Bisa Perkuat KPK

SABTU, 10 APRIL 2021 | 20:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua KPK RI Firli Bahuri melantik 6 orang penyidik dan 2 orang penyelidik baru, Jumat (9/4). Mereka akan ditempatkan di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi, KPK.

Penambahan personel baru itu diharapkan dapat memperkuat formasi penyidik dan penyelidik KPK yang sudah ada.

Sebelum resmi dilantik, kedelapan calon pegawai sebelumnya sudah mengikuti seleksi yang dilakukan selama kurang lebih dua pekan, 15 Februari sampai 3 Maret 2021.


Diketahui, kedelapan anggota baru yang bergabung berasal itu dari Kepolisisan.

Kedelapan anggota baru KPK yang dilantik oleh Ketua KPK Firli Bahuri itu berlangsung, di Gedung Juang, Gedung Merah Putih KPK, kawasan Kuningn, Jakarta Selatan.

Dalam sambutan pelantikan, Firli Bahuri berharap para penyidik dan penyelidik muda memberikan sumbangsih kepada KPK.

Anggota yang baru saja dilantik diharapkan bisa bekerja sama, dan melaksanakan tugasnya dengan baik bersama KPK.

"Semangat anak bangsa untuk membebaskan negara Indonesia bebas dari korupsi," ujar Firli Bahuri memberi semangat.

Dia juga memberikan arahan berupa sebuah upaya dan usaha penuh untuk seluruh anggota dan pegawai KPK untuk senantiasa tegas memberantas tindak pidana korupsi.

Ditegaskan, korupsi bukan hanya kejahatan melanggar hukum semata, tapi juga merampas hak-hak rakyat.

Mengingat masih banyaknya kasus korupsi di Indonesia, KPK didorong untuk lebih tangguh lagi.

Pada Desember 2020, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan, lembaga antirasuah masih kekurangan ratusan pegawai untuk seluruh sektor, termasuk penyidik dan penyelidik. Angkanya bahkan menyentuh sekitar 400 orang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya