Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Pengamat: Bukan Usul Jokowi Atau Hasil Survei, Capres PDIP Hanya Ditentukan Megawati

SABTU, 10 APRIL 2021 | 15:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu terkait adanya calon presiden (capres) poros istana dan non istana untuk Pemilu 2024 terus bergulir dan menjadi spekulasi politik masyarakat.

Poros istana yang dipimpin PDI Perjuangan disebut-sebut sangat potensial berkoalisi dengan Partai Gerindra, dengan komposisi Prabowo Subianto-Puan Maharani, Puan Maharani-Sandiaga Uno, atau Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno.

Adapun, anggota koalisi istana lainnya setelah Presiden Joko Widodo purna dari jabatannya, terbuka kemungkinan untuk membuat poros baru.


Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, PDI Perjuangan diyakini akan mencalonkan tokoh yang direstui Megawati Soekarnoputri bukan oleh Jokowi untuk maju pada Pilpres 2024.

"Di PDIP hanya ada satu matahari tunggal yaitu Mega. Maka Mega yang bisa tentukan segalanya," kata Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/4).

Adi menjelaskan, baik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ataupun Ketua DPR RI Puan Maharani yang nantinya akan diusung oleh PDI Perjuangan, keputusan itu mutlak berada di tangan Megawati.

Meskipun, jika mengacu elektabilitas dari sejumlah lembaga survei Ganjar Pranowo lebih tinggi ketimbang Puan Maharani, namun demokrasi di internal partai memiliki mekanisme tersendiri.

"Penentuan capres di partai tak melulu based on survei. Ketua umum yang paling menentukan. Logika demokrasi internal partai berbeda dengan logika demokrasi secara umum," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya