Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam satu kesempatan di Istana Negara/Net

Politik

Pilpres 2024, Jokowi Dan Megawati Punya Jago Masing-masing

SABTU, 10 APRIL 2021 | 14:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti berpandangan, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang akan datang, Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri memiliki jagonya masing-masing.

"Ada kemungkinan, Jokowi dan Mega akan berbeda pandangan dalam melihat kepentjngan 2024. Ke mana Jokowi dan ke mana Mega, bisa jadi berbeda jalan," kata Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/4).

Menurut Ray, keduanya memang dapat dikatakan sebagai king maker lantaran sama-sama memiliki kekuatan. Satunya yakni Jokowi adalah presiden saat di mana Pilpres, Pileg dan Pilkada dilakukan bersamaan. Sementara Megawati adalah ketua umum partai yang punya potensi pemenang pemilu.


"Bacaanku, Jokowi misalnya, akan punya kecenderungan mengusulkan capres atau cawapres non keturunan ibu Mega. Pak Jokowi mungkin akan mendorong pada sosoknya, bukan garis keturunannya. Sesuatu yang kemungkinan tidak sejalan dengan sikap ibu Mega," ungkap Ray.

Namun sekalipun perbedaan begitu keras, namun peluang dipertemukan dalam satu keputusan tetap lebih besar.

"Ibu Mega dan pak Jokowi akan lebih memilih perbedaan ini sebagai urusan dalam partai. Dan tidak memberi peluang bagi masuknya kepentingan lain," demikian Ray.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya