Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Ketua DPD RI Berharap Wartawan Tingkatkan Kompetensi Dan Terdepan Lawan Hoax

SABTU, 10 APRIL 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Salah satu tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah maraknya peredaran hoax atau kabar bohong. Oleh karena itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap wartawan bisa meningkatkan kompetensi dan tampil sebagai yang terdepan untuk melawan hoax.

Ketua senator asal Jawa Timur itu menyampaikan hal tersebut menanggapi pelatihan jurnalistik yang digelar PWI Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini diikuti 50 wartawan dari berbagai media.

"Tantangan untuk wartawan tentu tidak mudah. Derasnya pemberitaan di media sosial di satu sisi merugikan wartawan. Apalagi tidak semua informasi di media sosial tersaring dengan baik dan akhirnya memunculkan hoax," katanya, Sabtu pagi (10/4).


LaNyalla menambahkan, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang benar, mengedukasi dan bebas dari hoax, agar informasi memberikan berita yang konstruktif dan membangun

Menurutnya, pencerahan bagi masyarakat ada di tangan para jurnalis melalui goresan pena.

"Kita mengharapkan berita-berita yang disuguhkan merupakan berita yang mampu membuat masyarakat berfikir maju dan menginspirasi," pinta LaNyalla.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu menilai peran jurnalis dalam membangun paradigma masyarakat sangat besar. Mengingat media memiliki kemampuan melakukan agenda setting.

"Tulisan jurnalis bisa menumbuhkan imajinasi pembaca dan menjadi kepanjangan dari pemerintah atau setiap pihak yang menyampaikan informasi yang baik dan berguna," kata LaNyalla, yang juga anggota Dewan Kehormatan PWI Jatim itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya