Berita

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda/Net

Politik

Dua Kementerian Digabung, PKB: BRIN Dilikuidasi, Beban Kemendikbud Nambah

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 22:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) diyakini akan menambah beban bagi kementerian yang kini dinakhodai Nadiem Makarim.

“Ya pasti ini menambah beban bagi Kemendikbud. Karena kan sebelumnya kan sudah pisah dikti ristek. Yang pasti ada tambahan beban,” kata politisi PKB, Syaiful Huda kepada wartawan, Jumat (9/4).

Syaiful yang juga Ketua Komisi X DPR RI ini mengurai, dalam nomenklatur yang diajukan ke parlemen, presiden meminta adanya nomenklatur baru yang di dalamnya harus ada kementerian atau lembaga yang dilikuidasi.


“Dan kelihatannya pilihannya BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Sorry akhirnya BRIN yang dijadikan pilihan untuk dilikuidasi,” imbuhnya.

Pihaknya meminta agar pada saat restrukturisasi kedua kementerian itu tidak ada problem. Sebab berdasarkan pengalaman, perihal Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta anggaran dan penempatan personel akan memakan waktu lama.

“Ini tantangannya. Karena ini sudah jadi kebijakan bagaiamana soal penataan SOTK-nya, SDM-nya, anggarannya. Jangan sampai terlunta-lunta, karena fakta yang ada kan (penyusunan OSTK) sampai dua tahun. Kalau lebih dari satu tahun, risikonya soal riset ini bisa enggak jalan,” ujarnya.

Syaiful mengatakan, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, keberadaan riset sangat penting demi mempercepat kinerja pemerintah melalui terobosan di bidang  penelitian dan riset kesehatan.

"Salah satunya dalam menemukan vaksin Covid-19," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya