Berita

Taman Mini Indonesia Indah (TMII)/Net

Politik

Pengambilalihan TMII Sudah Bulat, Begini Tiga Skema Pengelolaan Yang Disiapkan Pemerintah

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 19:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengambilalihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita oleh negara sudah dipersiapkan secara matang.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengatakan, sejak tahun 2016 pemerintah Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretariat Negara Pratikno, melakukan evaluasi terhadap pengelolaan TMII di bawah Yayasan Harapan Kita yang digaungi keluarga Cendana.

"Kita ingin ada perubahan. Ada optimalisasi dari aset negara yang belum teroptimalkan dengan baik. Pasti semua melalui evaluasi," ujar Moeldoko dalam jumpa pers di Lobi Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (9/4).


Upaya pemerintah ini, dijelaskan Moeldoko, akhirnya dibulatkan dengan mengeluarkan Kepres 19/2021 tentang pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kekinian, mantan Panglima TNI mengutarakan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema pengelolaan TMII. Di mana katanya, ada tiga skema yang sudah direkomendasikan.

"Pertama, perlu dikelola oleh swasta, (kedua) kerja sama pemerintah dan (ketiga) dalam bentuk BLU (Badan Layanan Umum). Itu rekomendasinya," beber Moeldoko.

"BPKP juga telah melihat, mengaudit pekembangan TMII. BPKP meminta mensesneg untuk menangani. Dari pertimbangan itu maka keluarlah Kepres 19/2021. Dengan demikian maka Keppres 51/1977 tidak berlaku karena pengelolaannya nanti dikelola mensesneg," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya