Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat memberikan SK penetapan kepada Uba Sobari/Ist

Politik

2 Bulan Menanti, PAN Kuningan Akhirnya Miliki Pemimpin Sah

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 17:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan akhirnya bisa bernapas lega. Setelah menanti 2 bulan sejak pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), DPP PAN akhirnya menetapkan Uba Sobari sebagai Ketua DPD PAN Kuningan periode 2021-2026.

Hal tersebut dipastikan melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) yang dilakukan langsung Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, kepada Uba Sobari, yang didampingi Ketua BM PAN Kuningan, Raka Wijaya, saat menerima SK penetapan tersebut.

"Terima kasih kepada lapisan masyarakat Kuningan, semoga kepercayaan ini menjadi tambah ladang amal dalam pengabdian kami," ujar Uba Sobari kepada Kantor Berita RMOLJabar, saat dihubungi melalui sambungan seluler, Jumat (9/4).


Uba yang juga menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kuningan tersebut menuturkan, jabatan yang diembannya adalah sebuah amanah yang harus benar-benar dilaksanakan.

Terpisah, Raka Wijaya menilai, Uba Subari dan Udin Kusnedi adalah kader terbaik partai. Sehingga ketika DPP mengeluarkan keputusan, ia siap menerima siapa pun.

"Kita sudah fatsun, sudah menjadi kewajiban dan keharusan apapun keputusan DPP PAN kita harus fatsun terhadap kebijakan Ketum Zulkifli Hasan. Kalau terpecah menjadi dua kubu tidak mungkin, karena sejak awal kita sudah membuat pakta integritas,” tegasnya.

Raka meyakini, semua kader partai, khususnya lima orang formatur sudah dewasa dalam berpolitik. Sehingga akan legawa menerima keputusan partai, karena semuanya demi kebesaran dan kemajuan partai.

"Kita bersama-sama ingin membesarkan partai. Semoga bisa lebih baik saat Pilkada dan Pileg mendatang,” tandas Raka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya