Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf/Ist

Politik

Kuota Guru Jalur PPPK Banyak Tersisa, Bukhori Dorong Kemenag Usulkan Penambahan Formasi Guru Agama

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 08:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kementerian Agama terus didorong untuk memaksimalkan penambahan kuota guru agama dalam rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang akan diselenggarakan tahun ini.

Sebab, dari total 1 juta formasi guru dalam PPPK yang disiapkan pemerintah, baru terisi sekitar 50 persennya saja.

Kementerian Agama sebelumnya telah memperoleh jatah kuota sebanyak 27.303 dari total 1 juta formasi guru PPPK yang tersedia.   


“Pada 29 Maret 2021 lalu, dalam rapat Komisi X DPR dengan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) didapat informasi bahwa dari total 1 juta formasi guru, kuota yang sampai saat ini terisi ternyata baru 523.120," ujar anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf, atau biasa disapa Ustaz Bukhori Yusuf (UBY), saat rapat kerja Komisi VIII dengan Menteri Agama, Kamis (8/4).

"Artinya, masih tersisa kuota kosong yang cukup besar,” tegasnya.

Karena itulah, anggota Badan Legislatif ini mendesak Menteri Agama agar bisa mengisi kuota yang masih tersisa banyak tersebut sesuai dengan total jumlah guru agama honorer yang ada saat ini.

“Semestinya Kementerian Agama tidak hanya mengambil 27 ribu. Jika perlu, semua guru agama honorer, khususnya yang telah lama mengabdi, semuanya dimasukan," usul UBY.

"Karena itu PKS mendorong Menteri Agama supaya tidak cukup dengan itu, supaya guru agama juga memiliki hak yang sama dengan guru lainnya,” tandas Bukhori.

Menurut data Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), jumlah guru honorer untuk semua agama adalah sebanyak 127 ribu. Jumlah ini adalah mereka yang tercatat telah mengabdi lebih dari 10 tahun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya