Berita

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brojonegoro/Ist

Politik

Menristek: Vaksin Merah Putih Siap Dipakai Semester Pertama 2022

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 03:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Vaksin Merah Putih buatan dalam negeri saat ini telah memasuki tahap uji klinis. Ditargetkan, vaksin tersebut dapat digunakan masyarakat pada semester pertama 2022.

Saat ini, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman sudah menyiapkan bibit vaksin subnit protein rekombinan ekspresi mamalian dan sedang menyelesaikan yang ekspresi ragi.

Begitu juga Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan melakukan uji praklinis sebelum masuk pada manufaktur.


"Targetnya semester satu 2022 sudah bisa ikut progran vaksinasi masal," ujar Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brojonegoro dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (8/4).

Untuk mewujudkan target tersebut, sambung Bambang, pihaknya terus mendorong proses produksi.

Sebab persoalan utama, Biofarma sebagai lokasi pembuatan vaksin kapasitasnya belum mencukupi, namun sudah ada kandidat baru sebagai tempat produksi vaksin tersebut.

"Ini masih on the track dari sudut penelitian, tapi jangan lupa bagian penting juga dari vaksin itu manufakturnya. Terus terang Biofarma kapasitasnya belum cukup. Makanya kita mengajak swasta tapi baru mulai masuk butuh waktu izin dari BPOM dulu, kemudian belajar bagaimana bisa memproduksi," ungkapnya.

Bambang menambahkan, proyek pengembangan vaksin nasional tak terpengaruh mutasi baru Covid-19. Justru, terus dilakukan proses pengembangan agar dapat ampuh mengatasi virus mutasi tersebut.

"Ini kan jadi peluang bagi kita untuk membuat, menggabungkan. Jadi tidak akan pengaruh adanya varian baru," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya