Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Usulan Menag Yaqut Soal Doa Lintas Agama Bisa Berlaku Pada Kegiatan Kenegaraan Atau Bersifat Publik

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 01:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usulan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang meminta setiap agenda Kemenag diawali doa seluruh agama masih menjadi polemik.

Pasalnya, secara umum yang selama ini dilakukan, setiap kegiatan yang disertai doa selalu dilakukan dengan ajaran Islam.

Bagi aktivis HAM, Natalius Pigai, tidak ada masalah dengan usulan Menag Yaqut. Hanya saja, kata dia, harus ada batasan lingkup kegiatan yang tepat.


"Saya sendiri berpandangan ide atau usulan ini lumayan, tapi harus ada ruang lingkupnya," ujar Pigai di akun Twitter pribadinya, Jumat (9/4).

Usulan itu, kata Pigai, bisa berlaku pada acara kenegaraan atau kegiatan bersifat publik. Tetapi, tidak bisa dilakukan pada kegiatan komunitas keagamaan.

"Misalnya semua acara-acara kenegaraan, pemerintahan, partai politik dan kegiatan-kegiatan yang pesertanya publik (boleh diterapkan)," terangnya.

"Tapi kalau (acara) NU, Muhammadiyah, PGI, KWI dan komunitas keagamaan tidak perlu," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya