Berita

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo dalam program Tanya Jawab Cak Ulung/Repro

Politik

Begini Upaya Bawaslu Jamin PSU Bebas Politik Uang

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 20:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mahkamah Konstitusi memutuskan 16 daerah untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Hal ini merupakan upaya terakhir kandidat pasangan calon dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ketua Network for Indonesia Democratic Society (Netfid) Dahlia Umar bahkan mengungkap, dikarenakan medan tempur Pemilihan Suara Ulang (PSU) sangat kecil lantaran hanya pada tingkat Kecamatan dan Kelurahan, sangat memungkinkan adanya rekayasa dan politik uang.

Untuk menjamin PSU sebagai ajang pembuktian pemilihan umum yang jujur dan berintegritas, Komisioner Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo memaparkan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah dalam upaya menghasilkan pemilu yang berintegritas. Berbagai cara berbera-beda dilakukan tergantung daerah.


"Kami telah melakukan beberapa persiapan penting, bagaimana melakukan pemetaan titik rawan potensi pelanggaran yang kemungkinan akan terjadi pada pelaksanaan pemungutan suara," beber Ratna dalam program Tanya Jawab Cak Ulung yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL bersama Fron Page Comm bertajuk "Monitor PSU Pilkada 2020" secara daring, Kamis (8/4).

Misalnya, Ratna mencontohkan, Bawaslu telah mempersiapkan langkah dan tindakan dalam PSU di Morowali, Sulawesi Tengah dan Halmahera, Maluku Utara yang diamanatkan oleh MK untuk membentuk TPS khusus, yang pada umumnya ini digelar di Rumah Sakit.

"Ini ada preseden, MK memerintahkan agar ada pembentukan TPS khusus di perusahaan PT Ana di Morowali dan PT M di Halmahera Utara," terang Ratna.

Ratna mengungkap, yang menjadi fokus pengawasan PSU di dua daerah ini nantinya ialah penyusunan Daftar Pemilih Khusus (DPK), Bawaslu akan memastikan tidak ada pemilih yang bisa menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya