Berita

Mendagri RI Tito Karnavian/RMOL

Politik

Mendagri: Otsus Untuk Percepatan Pembangunan Dan Kesejahteraan Orang Asli Papua

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 14:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RUU tentang Perubahan Kedua atas UU 21/2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua diharapkan bisa ditindaklanjuti. Sebab, pembahasan RUU Otsus jilid II ini telah melalui proses yang cukup panjang.

"Selain menyerap aspirasi, tokoh Papua baik tokoh akademisi, tokoh masyarakat, tokoh-tokoh birokrat senior, adat gereja, meminta usulan kepada Gubernur Papua, Papua Barat. Kami sudah melaksanakan cukup banyak langkah," kata Mendagri Tito Karnavian dalam Rapat Pansus Otsus Papua, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4).

Kemendagri, lanjut Tito, sudah melaksanakan rapat panitia antarkementerian (PAK) sebanyak 9 kali rapat, harmonisasi RUU kepada Kemenkumham sekitar 6 kali rapat, lalu penyelesaian naskah akademik ke BPHN Kemenkumham 4 kali.


"Dan terakhir finalisasi ke Mensetneg sebanyak 2 kali rapat, dan akhirnya dikirimkan surat Presiden tentang usulan revisi berikut drafnya pada bulan Desember tahun 2020," tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolri ini menyatakan bahwa pihaknya sangat berharap revisi RUU Otsus dapat dilaksanakan sesegera mungkin untuk ditindaklanjuti.

"Spirit Otsus adalah afirmasi untuk kepentingan percepatan dan pembangunan kesejahteraan. Terutama dan prioritas masyarakat atau orang asli Papua. Karena itu hal yang paling utama untuk dapat atensi. Dan kami berharap Pansus dapat sekali lagi, selain menyerap aspirasi, dan juga tetap pada koridor NKRI," pungkas Tito.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya