Berita

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka terima kunjungan Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Rabu malam (7/4)/Net

Politik

Pejabat Dan Politisi Ramai-ramai Temui Gibran, Pengamat: Carmuk Agar Mulus Di 2024

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 11:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah pejabat dan politisi ramai-ramai sowan ke Solo bertemu sang walikota Gibran Rakabuming Raka. Diduga, mereka bertemu Gibran bukan semata-mata karena kerjaan, tapi karena dia merupakan anak Presiden Joko Widodo.

"Karena Gibran anak Presiden. Semua berkepentingan terhadap Jokowi untuk Pemilu 2024. Dan Gibran itu menjadi jalan penghubung ke Jokowi," ujar pengamat politik Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/4).

Baru dilantik 26 Februari 2021, Gibran sudah banyak menerima tamu dan kunjungan pejabat dan politisi dari Jakarta.


Diantaranya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Lalu ada juga, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan terbaru Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Jelas Ujang Komarudin, pada Pilpres 2024 nanti, Jokowi tidak bisa lagi maju karena sudah dua periode menjabat presiden. Namun, ketika pilpres dilaksanakan, Jokowi masih jadi penentu, karena masih jadi presiden alias belum turun tahta.

"Jadi pasti banyak yang akan mendekati Gibran. Dan itu politik biasa saja. Untuk merebut hati Jokowi, namun jalurnya via Gibran. Itu sah-sah saja secara politik," terang dia.

Jokowi masih sebagai decision maker siapa yang akan menang di pilpres nanti. Karena dia masih menjabat sebagai kepala negara dan pemerintahan.

"Nah, elite-elite itu berkepentingan pada Jokowi tapi lewat Gibran. Cari mukanya (armuk) lewat Gibran-lah, dan kasih program-program pembangunannya banyak ke Gibran," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya