Berita

KKB Papua/Ist

Nusantara

Tokoh Perempuan Papua: KKB Ditunggangi Kepentingan Politik

RABU, 07 APRIL 2021 | 22:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tokoh perempuan Papua, Rehina Belau mengatakan kini kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua tak sepenuhnya mendukung kemerdekaan Papua. Tapi ada unsur politik yang menunggangi.

"KKB Papua saat ini diduga hanya digunakan sebagai sarana kepentingan politik oleh sejumlah orang," ucap Rehina, Rabu (7/4).

Sementara itu, kondisi KKB Papua saat ini sudah terdesak Satgas Nemangkawi dan tak mendapat dukungan masyarakat. Meskipun begitu, tokoh intelektual perempuan Papua itu mengatakan KKB Papua hingga kini masih menjadi musuh nyata bagi TNI-Polri. Karena kerap menebar teror dan ancaman kepada masyarakat.


Rehina menyebutkan, gerakan teror bersenjata yang dilakukan KKB selalu diikuti Front KKP atau Kelompok Kriminal Politik dan Klandestin dengan memanfaatkan media sosial.

Menurut Rehina, komplotan KKB membuat narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah dalam upaya memenuhi kepentingan rakyat.

Berbagai teror dilakukan untuk membangun kembali kekuatannya melalui merekrut pemuda putus sekolah dan anak-anak di bawah umur. Hal ini dilakukan KKB demi menjaga eksistensinya, lantaran anggota yang semakin sedikit dan posisi yang kian terjepit.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya