Berita

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW)/Net

Politik

Majelis Syura PKS: IKN Tidak Masuk Janji Kampanya Jokowi, Baiknya Dibatalkan

RABU, 07 APRIL 2021 | 13:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejak awal tegas menolak pemindahan IbuKota Negara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, banyak pertimbangan yang melatarbelakangi penolakan pemindahan IKN tersebut. Antara lain rencana tersebut tidak ada dalam janji kampanye Presiden Joko Widodo meski RUU IKN sudah masuk Prolegnas Prioritas 2021.

Selain itu, anggaran untuk pemindahan IKN juga tidak ada dan terpaksa menggandeng investor asing. Belum lagi, kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air yang belum bisa teratasi dan harus diprioritaskan.


"Sekarang kok malah dipaksa-paksakan untuk pembuatan IKN baru. Jadi menurut kami itu tidak sesuai dengan prinsip janji kampanye presiden, tidak sesuai dengan prinsip keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi," tegas Hidayat kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (7/4).

Sikap presiden yang ngotot memindahkan IKN juga kontradiktif dengan kebijakan lain, salah satunya soal keputusan penundaan pembahasan RUU Pemilu. Presiden, kata HNW, tak mau membahas RUU Pemilu dengan alasan ingin fokus dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Kalau begitu ya IKN juga enggak harus dibahas, kita harus fokus Covid-19," sesalnya.

"Kalau PKS sejak awal begitu (IKN dibatalkan). Karena pertimbangan-pertimbangan objektif tadi kan," demikian Wakil Ketua MPR RI ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya