Berita

Prabowo Subianto-Puan Maharani/Net

Politik

Prabowo-Puan, Sebagai Wacana Sah-sah Saja, Logika Politik Agak Sulit

RABU, 07 APRIL 2021 | 11:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai politik Istana terutama PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra diprediksi akan berkolaisi pada Pilpres 2024.

Hingga saat ini, ada empat nama yang berpeluang diusung sebagai capres dan cawapres.

Yaitu, Menhan Prabowo Subianto (Gerindra), Ketua DPR Puan Maharani (PDIP), Menparekraf Sandiaga Uno (Gerindra), dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (PDIP).


Simulasinya adalah, Prabowo-Puan, Puan-Sandi, Sandi-Ganjar, atau Ganjar-Sandi.

Selain empat nama itu, muncul nama baru, yaitu mantan Walikota Surabaya yang belum lama menjadi Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Analis politik Iwel Sastra mengatakan, melihat komposisi yang ada sekarang ini, sudah diprediksi Pilpres 2024 merupakan pertarungan calon Istana dan non Istana. Namun, masih memungkinkan terjadi persilangan di antara calon.

Prediksi pasangan Prabowo-Puan yang akan diusung oleh PDIP dan Gerindra sudah sering didengar publik. Menurut Iwel Sastra, sebagai wacana duet itu sah-sah saja, Namun secara logika politik agak sulit.

"Sebagai wacana politik boleh saja muncul gagasan ini, namun dari segi logika politik agak sulit terwujud," ujar Direktur Mahara Leadership itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/4).

Jelas Iwel Sastra, agak sulit membayangkan PDIP sebagai pemenang pemilu dua kali berturut-turut ada di posisi kedua, cawapres, bukan sebagai RI 1.

"Apakah mungkin PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu bersedia menempatkan kadernya pada posisi calon wakil presiden?" ucapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya