Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Ujang: Karena Moeldoko Masih Di KSP, Jokowi Baru Menangkan Setengah Drama Demokrat

RABU, 07 APRIL 2021 | 00:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari yang menyebut Presiden Joko Widodo sebagai pemenang atas kekisruhan Partai Demokrat terus menjadi bola liar di tengah masyarakat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Presiden Jokowi baru menang setengah.

Pasalnya, ia belum memecat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang dinahkodai Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).  


"Jokowi baru menang setengah. Bisa menang full jika bisa mengganti Moeldoko," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini, belum menangnya Jokowi lantaran Moeldoko hingga saat ini masih belum mendapatkan teguran. Padahal, ia dianggap mengganggu demokrasi oleh Partai Demokrat yang sah di bawah kepemimpinan AHY.
 
"Masak iya, orang yang melakukan tindakan kudeta dibiarkan saja. Itu artinya belum menang. Jokowi belum bebas dari orang-orang yang aneh yang ada di lingkarannya," ujarnya

"Jokowi bisa menang full jika bisa mengganti Moeldoko," demikian Ujang menegaskan.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari yang menyebut pemenang sesungguhnya dalam drama Partai Demokrat adalah Presiden Jokowi alias bukan SBY ataupun AHY.

“Karena dengan penolakan Kumham tersebut, Jokowi telah lepas dari cap atau tudingan pemecah Partai Demokrat,” kata Qodari.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya