Berita

Ketum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Di Mata Hensat, Cak Imin Capres Potensial Karena Berhasil Bawa PKB 5 Besar

SELASA, 06 APRIL 2021 | 20:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar diprediksi bakal maju menjadi calon presiden di 2024, terlebih adanya pernyataan terbuka Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj yang memanggil Cak Imin sebagai calon presiden tahun 2024.

Pengamat politik Hendri Satrio menyampaikan Cak Imin berpotensi menjadi calon presiden di pemilihan presiden (Pilpres) mendatang.

Kata Hensat, fakta politiknya selama ini Cak Imin memimpin telah sukses membawa PKB masuk dalam urutan 5 besar.


Apa yang dilakukan politisi yang saat ini disapa Gus AMI itu tidak bisa dipandang remeh.

"Cak Imin ini begini-begini itu berhasil mempertahankan PKB di 5 besar loh dan enggak pernah ada yang menyangka begitu,” ucap Hensat dalam acara diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan dengan tema "Membaca Capres Istana dan Non- Istana", Selasa (6/4).

Penggagas lembaga survei KedaiKopi ini menambahkan, suara PKB selama dipimpin oleh Cak Imin cukup banyak dibandingkan Partai Demokrat dan partai Islam lainnya.

“Bahkan kursinya lebih banyak dibandingkan Partai Demokrat dan partai-partai Islam lainnya. Jadi kalau kemudian (Cak Imin) disebut potensial saya setuju," demikian kata Hensat.

Hensat menambahkan jika para kader PKB solid mendukung Cak Imin sebagai calon presiden maka peluang manjadi capres akan terbuka lebar.

“Kalau pemilih PKB itu solid satu cara kerjain saja, enggak lirik-lirik yang lain bisa ini orang tapi apakah cukup suara PKB untuk mendorong," demikian kata Hensat.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya