Berita

Ketua KRLUPB saat konferensi pers beberapa waktu lalu/RMOLLampung

Politik

Harap-harap Cemas Menunggu Putusan DKPP, KRLUPB: Akankah Putusannya Adil?

SELASA, 06 APRIL 2021 | 14:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelapor pelanggaran etik Bawaslu Lampung, Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), sudah tak sabar menunggu pembacaan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ketua KRLUPB, Rakhmat Husein Darma Cane mengatakan, perkara ini sudah dilaporkannya sejak Januari 2021 pasca putusan Bawaslu Lampung mendiskualifikasi paslon 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah.

"DKPP pun sudah selesai menggelar sidang pemeriksaan dan kini tinggal menunggu sidang putusan. Entah alasan apa, namun hingga April 2021 belum juga ada kesimpulan," katanya, Selasa (6/4), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Akibat menunggu putusan DKPP yang cukup lama, Ia pun merasa cemas.

"Jujur saja, kami dan banyak pihak lantas jadi cemas dengan DKPP. Sesungguhnya mampukah DKPP memberikan putusan yang adil bagi masyarakat Bandarlampung?" tambahnya.

Menurutnya, publik masih ingat dengan kegaduhan akibat putusan Bawaslu Lampung 6 Januari lalu. Apalagi ketika putusan itu dianulir oleh Mahkamah Agung.

Kemudian, pro kontra akibat putusan ini ikut menjadi pembahasan nasional di DPR RI hingga level menteri. Ia berharap DKPP bisa mengeluarkan putusan yang adil atas laporan ini.

"Yaitu memecat Ketua dan seluruh anggota Bawaslu Lampung dari posisi mereka sebagai komisioner Bawaslu Lampung, meski banyak pihak mensinyalir bahwa Komisioner Bawaslu Lampung juga dikenal dikenal dekat dengan kekuasaan," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya