Berita

Ilustrasi warga yang akan mudik ke kampung halaman/Net

Politik

Larang Mudik Tapi Inkonsisten Soal Prokes, Muslim Arbi: Cape Deh

SELASA, 06 APRIL 2021 | 10:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah seharusnya tidak melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021.

Sebab pemerintah juga kerap tidak konsisten dalam menegakkan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19, yang jadi salah satu alasan pelarangan mudik pada tahun ini.

Menurut pengamat sosial politik, Muslim Arbi, larangan mudik seharusnya tidak ada selama pemerintah masih tidak konsisten dalam menegakkan aturan.


"Sebetulnya pemerintah tidak perlu larang mudik. Kalau ketat berlakukan protokol kesehatan, (akan percuma) jika tidak konsisten berlakukan larangan. Seperti soal acara-acara perkawinan," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4).

Ketidakkonsistenan pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo, terlihat saat menghadiri acara pernikahan artis beberapa hari lalu.

"Jadi akibatnya (pemerintah) tidak berwibawa. Rakyat akan bilang, 'Lo larang, tapi Lo juga yang langgar, Cape deh'," pungkas Muslim.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya