Berita

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno dan jajaran bersama Rektor UIN Raden Intan, Prof Mukri dan jajaran/Ist

Presisi

Gandeng Unila Dan UIN Raden Intan, Kapolda Lampung Sinergi Berantas Radikalisme

SELASA, 06 APRIL 2021 | 01:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Lampung dan UIN Raden Intan dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia (SDM) memberantas radikalisme.

Irjen Hendro mengatakan, di Lampung masih ada masyarakat yang terpapar paham radikalisme, untuk itu ia mengajak universitas untuk membantu memberantas radikalisme.

"Mari kita bersama sama saling memberi informasi khususnya yang terkait dengan gerakan radikal maupun yang mengarah kepada aksi terorisme," kata Irjen Hendro dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (5/4).


Selain itu, Hendro juga menyampaikan Provinsi Lampung masih tinggi angka penyalahgunaan narkoba oleh remaja yang berdampak pada aksi kejahatan seperti pencurian bermotor dan tindak pidana lain.

"Saat saya akan menjabat Kapolda Lampung banyak yang menitipkan pesan kepada saya kalau di Lampung banyak begal, jadi itu yang saya prioritaskan kepada jajaran sekaligus merubah perspektif masyarakat terhadap Provinsi Lampung," ujarnya.

Rektor Unila Prof Karomani mengatakan, Unila akan membangun rumah adat Lampung sebagai bentuk komitmen menjunjung nilai adat Lampung, yang diharapkan mampu memberantas radikalisme.  

"Kita juga sudah ada program untuk mahasiswa yang berasal dari Jabung, sehingga dapat menjadi contoh bagi lainnya bahwa tidak semuanya yang berasal dari daerah Jabung itu berperilaku negatif," jelasnya.

Terpisah, Rektor UIN Raden Intan, Prof Mukri mengatakan, sudah dipastikan saat ini tidak ada mahasiswa ataupun sivitas akademika di UIN yang terpapar radikalisme.

"Kami memiliki guru besar banyak dan menjadi rujukan banyak perguruan tinggi Islam di Indonesia, sehingga bisa dipastikan tidak ada yang terpapar radikalisme," katanya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya