Berita

Gedung Kejaksaan Agung sebelum terbakar/Net

Hukum

Empat Kali Digarap Kejagung, Bos Ritz Carlton Bakal Jadi Tersangka?

SENIN, 05 APRIL 2021 | 19:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bos KSO Duta Regency Kurnia Metropolitan Properti, Tan Kian kembali digarap oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengusut mega korupsi di PT Asabri yang ditaksir merugikan negara sebesar Rp 23,7 triliun.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer dalam keterangan tertulis, Senin (5/4).

Tan Kian merupakan pengusaha kakap yang memiliki beberapa properti mewah di kawasan Ibu Kota. Diantaranya, Pacific Place, Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton. Selain itu, Tan Kian juga memiliki properti di kawasan sentra bisnis (CBD) Sudirman-Kuningan yakni, The Plaza Office Tower.


Ini pemeriksaan keempat pemilik Dua Mutiara Grup, pengembang Millenium City di Serpong, Tangerang itu. Diketahui, Jampidsus Kejagung sebelumnya telah tiga kali memeriksa Tan Kian. Panggilan pertama pada hari Rabu 10 Februari 2021. Panggilan keduanya Selasa 23 Februari 2021, sedangkan yang ketiga pada 8 Maret 2021.

Dalam bisnisnya, Tan Kian kerap berkongsi dengan tersangka korupsi PT Asabri Benny Tjokro Saputro. Namun, ia seolah licin dari jerat hukuman lantaran hingga kini statusnya masih sebagai saksi.

Direktur Penyidikan Jampidsus Febrie Adriansyah mengkaui telah beberapa kali meriksa Tan Kian sebagai saksi dengan tersangka Benny Tjokrosaputro, namun dari pemeriksaan itu Jampidsus belum menemukan adanya unsur dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh bos properti ini.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya