Berita

Presiden Joko Widodo di acara pernikahan Atta-Aurel/Net

Politik

Aneh Dan Berlebihan, Kehadiran Jokowi Di Pernikahan Atta-Aurel Diunggah Medsos Setneg

SENIN, 05 APRIL 2021 | 09:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Cara berpikir Pemerintah dinilai aneh dan berlebihan dalam menyikapi acara pernikahan pasangan selebriti, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

Pasalnya, agenda pernikahan putra Halilintar Anofial Asmid dan putri Anang Hermansyah itu di-publish oleh akun Twitter resmi Sekretariat Negara, layaknya sebuah agenda kenegaraan.

"Begitulah cara berpikir pemerintah. Namun tak bagus dan tak bijak jika pernikahan tersebut seolah-olah menjadi agenda negara," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (5/4).


"Terlalu berlebihan lah jika hanya pernikahan Atta di-publish di Twitter resmi Setneg," imbuhnya menegaskan.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, kehadiran Presiden Jokowi bersama Ibu Negara, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, hingga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di acara pernikahan Atta dan Aurel itu terlalu berlebihan jika harus dikabarkan melalui saluran resmi negara, dalam hal ini akun medsos Setneg.

"Perlakukanlah warga negara dengan sama dan adil. Jangan hanya karena Atta dan Aurel yang menikah, lalu Setneg ikut-ikutan latah men-twit agenda pernikahan tersebut. Berbuatlah bijak dan proporsional saja," pungkasnya.

Pada Sabtu kemarin (3/4), akun Twitter resmi Sekretariat Negara mengabarkan kehadiran Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana di acara pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

"Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana hadiri akad nikah Aurel dan Atta," begitu tulis akun @KemensetnegRI, (3/4).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya