Berita

Ilustrasi bendera partai politik di Aceh/Net

Politik

Alasan Tak Ada Anggaran, KIP Aceh Tunda Tahapan Pilkada 2022

MINGGU, 04 APRIL 2021 | 00:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seluruh tahapan Pilkada Aceh 2022 dipastikan mengalami penundaan. Hal ini sesuai keputusan yang diambil Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh,

Menurut Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri, keputusan tersebut diambil karena Pemerintah Aceh tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Walikota, dan Wakil Bupati/Wakil Walikota pada 2022.

"Dasarnya surat Gubernur Aceh bahwa Gubernur tidak bisa menganggarkan uang karena tidak ada keputusan dari pemerintah pusat," jelas Samsul Bahri, Jumat (2/4), dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Hasil keputusan penundaan tahapan Pilkada Aceh 2022 ini akan diusulkan kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk diteruskan ke Gubernur Aceh.  

Rabu dua pekan lalu, pimpinan partai nasional (parnas) dan pimpinan partai politik lokal (parlok), mengadakan rapat Koordinasi dan Penegasan Sikap Bersama Terkait Pelaksanaan Pilkada Aceh Serentak Tahun 2022.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleb Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin, didampingi Wakil Ketua DPRA Dalimi, Ketua Komisi I Muhammad Yunus, serta Ketua KIP Aceh Samsul Bahri.

Saat itu Muhammad Yunus mengatakan, rapat koordinasi tersebut untuk menegaskan dan mendesak pemerintah pusat agar memberikan kejelasan terkait pelaksanaan Pilkada Aceh serentak di 2022.

"Saya rasa hasil (koordinasi ke pusat kemarin) yang pasti belum ada. Kita jangan malu juga mengakui hasil itu yang belum pasti," papar Yunus.

Menurut Yunus, Komisi I DPR Aceh telah berjumpa dengan Forum Bersama (Forbes) DPR RI. Mereka, mendukung sikap legislatif di Aceh dan menyatakan Pilkada Aceh tetap digelar pada 2022.

Selain itu, Komisi I DPR Aceh juga telah melakukan silaturahmi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi II DPR RI, KPU, Menkopolhukam, serta PBB.

"Kita juga silaturahmi dengan Pimpinan DPR RI, walaupun diterima oleh Wakil Ketua II, Azis Syamsuddin," ujar Yunus.

Ditambahkan Yunus, apa yang telah dikerjakan pihaknya di Komisi I selama ini dalam upaya melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan Pilkada Aceh 2022 sudah memadai.

Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan safari politik dengan parnas dan parlok yang ada di Aceh. Hal ini juga untuk menyamakan persepsi dan kesamaan sikap untuk mendukung Pilkada Aceh di 2022.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya