Berita

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera/Net

Politik

Lukas Enembe Keluar Negeri Tanpa Dokumen, Mardani: Keputusan Sanksi Di Kemendagri

SABTU, 03 APRIL 2021 | 05:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perjalanan ilegal Gubernur Papua Lukas Enembe ke Papua Nugini tanpa membawa dokumen lengkap adalah pelanggaran yang patut disesalkan.

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan, apa yang dilakukan Lukas yang berstatus kepala daerah akan membuat Indonesia tidak nyaman dengan negara sahabat.

“Tentu disayangkan kejadian ini. Gubernur adalah simbol tertinggi daerah. Semua mesti legal dan menjadi contoh. Kejadian ini bisa membuat Indonesia tidak nyaman,” kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/4).


Politisi PKS ini menambahkan, meski disebutkan keperluan Lukas ke Papua Nugini untuk terapi kaki. Mardani berpandangan bahwa hal tersebut tidak boleh terjadi lagi dan harus dijadikan pelajaran untuk menertibkan masyarakat yang melakukan perjalanan secara ilegal.

“Boleh jadi masuk kategori darurat. Sehingga menempuh jalur tidak resmi. Tapi apapun alasannya, ini bisa diambil pelajaran untuk menertibkan dan membuat aturan yang memudahkan bagi warga kedua negara untuk saling berhubungan,” terangnya.

Mardani menyerahkan sepenuhnya kepada Kemendagri untuk memberikan sanksi tegas kapada Gubernur Papua tersebut.

"Terkait sangsi Kementerian Dalam Negeri yang berhak memutuskan,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya