Berita

Terduga teroris wanita yang tewas ditembak di halaman Mabes Polri/Repro

Presisi

Hasil Autopsi, Terduga Teroris ZA Tewas Tertembak Di Jantung

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 04:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil autopsi terhadap terduga teroris ZA (25) yang menyerang Mabes Polri telah keluar.

Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kombes Umar Shahab mengatakan, ZA tewas akibat luka tembakan di bagian jantung.

"Meninggal karena tembakan yang mematikan di jantung," jelas Kombes Umar, Kamis dini hari (1/4).


Ia belum bisa membeberkan secara rinci terkait hasil autopsi terhadap jenazah perempuan terduga teroris tersebut. Pihaknya mengaku akan menyerahkan hasil autopsi kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Ia menambahkan, jenazah ZA diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Jenazah ZA langsung dikuburkan tanpa dibawa ke rumah duka terlebih dahulu.

"Sudah diserahkan ke pihak keluarga. Untuk pemeriksaan DNA sudah selesai semuanya," tutupnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pelaku sempat melepaskan tembakan sebanyak enam kali ke arah petugas di Mabes Polri.

Awalnya, ZA bisa memasuki Mabes Polri dengan mengecoh petugas jaga dengan menanyakan kantor pos yang berada di markas Korps Bhayangkra. Namun, saat ditunjukan oleh petugas, ZA malah menyerang petugas dengan tembakan.

“Yang bersangkutan kembali melakukan penyerangan yang ada di pos jaga, melakukan tembakan enam kali. Dua kali di dalam pos, dua kali di luar, dan menembak lagi yang ada di belakangnya,” kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3).

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya