Berita

Momen kebersamaan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Rizal Ramli/Net

Politik

Henrykus Sihaloho: Demi Rakyat, Ibu Mega Akan Ajukan RR Capres 2024

RABU, 31 MARET 2021 | 01:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok begawan ekonomi Rizal Ramli dinilai pantas diusung sebagai calon presiden 2024 mendatang.

Dosen Universitas Katolik Santo Thomas, Henrykus Sihaloho berpandangan, selama ini sosok Rizal Ramli yang malang melintang menduduki jabatan di pemerintahan selalu bekerja atas kepentingan rakyat.

Ia menceritakan, tipikal bekerja untuk rakyat telah ditunjukkan RR, sapaan Rizal Ramli sejak masih sebagai aktivis kala berusia 20-an tahun. Saat zaman Orde Baru, Rizal pernah ditahan rezim kala itu karena menulis buku putih perjuangan mahasiswa.


Hal sama yang dialami mantan Ketua MPR RI, almarhum Taufik Kiemas yang juga pernah ditahan buntut dari gejolak politik pasca 1965.

"Demi rakyat, Pak Taufik Kiemas dan RR lawan kezaliman Orba (orde baru)," kata Henrykus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu dini hari (31/3).

Ia melanjutkan, tipikal bekerja untuk rakyat RR ini dirasa cocok dengan semangat yang kini dijalankan partai dengan perolehan suara tertinggi saat ini, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Dengan kesamaan pandangan, ia yakin ke depan PDIP akan mempertimbangkan mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri era Presiden Gus Dur itu untuk dijagokan dalam perhelatan Pilpres mendatang.

"Demi rakyat, Ibu Mega lawan Orba dengan maju pada KLB PDI di Surabaya 2 sampai 6 Desember 1993. Demi rakyat, Ibu Mega akan ajukan Pak RR capres dari PDIP," lanjut Henrykus yang juga ia unggah di akun media sosial pribadinya.

Keyakinan Megawati akan mengajukan RR sebagai capres karena RR sejalan dengan pemikiran Bung Karno soal Trisakti dan marhaenisme yang akan diaktualisasikan RR lewat pemberdayaan ekonomi rakyat.

Belakangan ini, kesamaan pemikiran itu tampak jelas dalam soal penolakan impor beras dan kesediaan Ibu Mega lengser dari kursi Ketua Umum.

"Kita harus ingat, bila Ibu Mega sebagai negarawan sejati dengan tulus memberi mandat kepada Bapak Jokowi 14 Maret 2014, beliau pun akan berbuat sama demi kemajuan bangsa yang beliau, PDIP, Pak TK (Taufik Kiemas), dan Bung Karno cita-citakan," tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya