Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Pesan Kunci

Hensat: Jangan Sampai Terkesan Pengen Dapat Proyek, Relawan Harus Tetap Bantu Jokowi Meski Bukan Lagi Presiden

SELASA, 30 MARET 2021 | 13:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah kelompok relawan Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 silam, dikabarkan berbalik arah dan memilih mendukung KSP Moeldoko dalam membangun Partai Demokrat kubu KLB Sibolangit.

Pengamat politik Hendri Satrio menilai, jika seseorang menisbahkan dirinya sebagai relawan maka seharusnya dia menjadi relawan bagi orang yang dia relakan untuk didukung sepenuhnya sampai kapanpun.

"Namanya relawan Jokowi ya harusnya bantu Jokowi. Kalaupun Jokowi bukan jadi presiden lagi ya harusnya bantu Jokowi lah, bantu wujudkan mimpi-mimpi Pak Jokowi itu saat pilpres itu kan masih ada,” ujar Hensat, sapaan karibnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/3).


Dia menegaskan, tak semestinya relawan Jokowi mendukung siapapun selain Jokowi. Jika ke depan relawan Jokowi membelot, Hensat menilai akan ada persepsi bahwa relawan hanya ingin mendapatkan proyek tertentu dari calon yang diusungnya.

"Kalau kemudian setelah selesai Jokowi bantu Ganjar atau Moeldoko itu namanya cuman ngebantuin calon presiden bukan bantu Jokowi, ujung-ujungnya pengen dapet proyek,” katanya.

Pencetus lembaga survei Kedai Kopi ini berharap agar relawan Jokowi tidak terpandang sebatas mengejar proyek jika tiba-tiba mengusung pihak lain.

"Jangan sampai dituduh hanya mengejar proyek doang dong, kalau namanya relawan bantu Pak Jokowi, kalau sudah selesai ya bantu Pak Jokowi, begitu dong,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya