Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Kembali Rajai Survei, PDIP: Elektoral Sejati Partai Berada Di Hati Rakyat

SELASA, 30 MARET 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil survei Charta Politika yang menempatkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di posisi teratas dengan tingkat keterpilihan 20,7 persen dinilai hanya sebatas alat ukur.

“Tentunya kami bersyukur, tetapi elektoral sejati partai berada di hati rakyat. Karena survei hanyalah alat ukur sesaat, yang penting kerja di tengah rakyat dengan penuh keyakinan politik," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/3).

PDIP, kata Hasto, meminta kader tetap bekerja keras mengambil hati rakyat meski diunggulkan dalam survei.


“Seluruh kader jangan berpuas diri. Namun memang tak dipungkiri elektoral tertinggi tentu menambah optimisme. Faktor soliditas kepemimpinan partai, dan aktivitas partai seperti penghijauan dan gotong royong mengatasi pandemi juga menjadi sebab tingginya elektoral PDI Perjuangan," sambungnya.

Di sisi lain, PDIP menyadari gelaran Pemilu masih akan berlangsung tiga tahun lagi. Oleh karenanya, riset lembaga survei bukan satu-satunya menjadi ukuran partai dalam bergerak ke depan.

“Peta sebenarnya ditentukan pada Pemilu 2024. Semua anggota dan kader partai wajib meningkatkan disiplin, memerkuat kesadaran ideologi, termasuk mencegah perbuatan yang tidak terpuji," tutup Hasto.

Dalam survei Charta Politika, keperkasaan PDIP diikuti Gerindra dengan 14,2 persen, PKB dengan 9,7 persen, PKS 8,2 persen, dan Golkar 7,8 persen.

Survei dilakukan pada 20 sampai 24 Maret 2021 dengan metode pengacakan sistematis sebanyak 1.200 responden. Margin of error sekitar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya