Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist

Politik

Ridwan Kamil Nilai Warga Makin Optimis Ekonomi Bisa Membaik

SELASA, 30 MARET 2021 | 02:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Optimisme ekonomi saat ini menjadi top of mind masyarakat. Ini adalah persepsi yang sama saat menapaki tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri webinar rilis survei Charta Politika Indonesia bertajuk Evaluasi Kebijakan, Aktivitas Masyarakat dan Peta Politik Triwulan I 2021 di Gedung Pakuan Bandung.

"Saya melihat terjadi optimistisme yang besar di survei Charta Politika. Saya lihat, optimisme ekonomi pada Februari 2020 sekitar 60 persen kemudian anjlok, per hari ini sudah di atas 60 persen. Artinya, optimisme ekonomi yang menjadi top of mind masyarakat sudah hampir sama dengan periode sebelum Covid-19,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Senin (29/3).


Menurutnya, orang cenderung mau divaksin setelah tokoh masyarakat berkampanye kemudian disuntik dan menjadi teladan. Sehingga tak ada lagi perdebatan fundamental. Hal yang ada tantangan seperti kapasitas vaksin.

“Kalau di daerah itu tupoksinya menyuntik. Pemerintah Pusat menyediakan barangnya. Kalau barangnya tidak ada, kami sedih juga. Kalau barangnya banyak, kami kerjanya yang paling tertantang, kira-kira begitu. Saya doakan suplai vaksin tetap ada,” katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Emil menilai kondisi 2021 sangat berbeda dengan tahun lalu, meskipun sama-sama masih dalam masa pandemi Covid-19. Saat ini, masyarakat cenderung lebih optimistis dibandingkan tahun lalu.

“Tahun 2020 kita tidak punya instrumen melimpah untuk pengetesan. Dulu, rapid test antibodi itu tidak ada pilihan lain walaupun dinyatakan tidak akurat. Sekarang, 2021 kita sudah ada rapid test antigen, lebih akurat, bisa tes di mana-mana sehingga masyarakat cenderung lebih optimistis,” tuturnya.

Ditambah lagi, dengan pelaksanaan vaksinasi massal yang gencar dilakukan pemerintah pusat dan daerah, masyarakat semakin optimistis menyambut kembali kegiatan normal seperti sebelum masa pandemi Covid-19.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya