Berita

Politisi Demokrat, Andi Arief/RMOLNetwork

Politik

Moeldoko Ingin Cuci Tangan, Mau Mencuri Tapi Ketangkep Basah

SENIN, 29 MARET 2021 | 02:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Moeldoko terkait 'KLB' Deli Serdang yang disampaikan dalam video di akun Instagram pribadinya dimaknai sebagai strategi cuci tangan bila kelengkapan berkas dimentahkan Kementerian Hukum dan HAM.

Demikian ditegaskan politisi Demokrat Andi Arief merespons pernyataan Moeldoko yang akhirnya muncul ke publik setelah lama bungkam soal upaya pengambilalihan kepemimpinan Demokrat.

"Pak Moeldoko sudah pasang kuda-kuda mau cuci tangan," kata Andi Arief di akun Twitternya, Minggu (28/3).


Menurutnya, isi dari pernyataan Moeldoko seakan-akan menempatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu sebagai tamu undangan dalam 'KLB' Deli Serdang yang diinisiasi Jhoni Allen dkk.

Pun demikian ucapan Moeldoko yang mengaku baru bersedia menjadi Ketum Demokrat setelah mempertanyakan dasar AD/ART dalam 'KLB' yang sempat menuai pro dan kontra tersebut.

"Itulah inti video Moeldoko menjawab kudeta yang beredar. Bukan sikap ksatria. Mau mencuri (tapi) tertangkap basah," demikian Andi Arief.

Dalam video berdurasi sekitar 02 menit 33 detik, Moeldoko mengaku menerima pinangan Jhoni Allen dkk untuk menjabat sebagai Ketum Demokrat karena menuding ada pertarungan ideologis di internal parpol pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut.

"Ada kecenderungan tarikan ideologis juga terjadi di tubuh Demokrat, jadi ini bukan sekadar menyelamatkan Demokrat, tapi juga menyelamatkan bangsa dan negara. Untuk itu semua berujung pada keputusan saya menerima untuk memimpin Demokrat," jelas Moeldoko dalam video tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya