Berita

Vaksinasi massal terhadap pegawai dan pengunjung Lombok Epicentrum Mall/Ist

Presisi

Bentengi Warga Dari Corona, Polresta Mataram Gelar Vaksinasi Massal Di Mal

MINGGU, 28 MARET 2021 | 01:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi massal yang digiatkan Pemerintah Kota Mataram dan Polresta Mataram terus berlanjut. Setelah sebelumnya dilaksanakan di pasar tradisional, upaya memutus mata rantai Covid-19 ini kembali dilakukan di pusat perbelanjaan, tepatnya di Lombok Epicentrum Mall (LEM) Mataram, Sabtu (27/3).

Di lokasi ini, vaksinasi ditargetkan kepada pegawai LEM dan para pengunjung. Dengan hanya menunjukkan KTP Kota Mataram, pengunjung berusia di atas 18 tahun sudah bisa divaksin.

Vaksinasi dimulai sekitar pukul 16.00 Wita di lantai dasar LEM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.


"Ini kegiatan vaksinasi massal yang terus dilanjutkan. Kemarin di pasar tradisional, sekarang di pusat perbelanjaan," jelas Kapolresta Mataram, Kombes Heri Wahyudi di lokasi.

Kombes Hari mengatakan, vaksinasi massal dilakukan untuk menambah capaian jumlah masyarakat yang divaksin.

"Kita ingin pastikan jumlah warga yang divaksin ini terus bertambah. Semakin banyak semakin baik untuk kekebalan tubuh warga masyarakat kita di masa pandemi," tuturnya.

Pihaknya pun mengaku cukup puas dengan vaksinasi massal di pusat perbelanjaan tersebut. Dari 200 jatah vaksin yang disediakan RSUD Kota Mataram, seluruhnya terpakai oleh pegawai LEM dan pengunjung.

"Sasarannya ini tercapai. Karena 200 vaksin yang disediakan semuanya tadi digunakan sampai vaksinasi tadi berakhir pukul 19.00 Wita,’’ katanya.

Selain melaksanakan vaksinasi massal. Personel Kepolisian yang diturunkan di pusat perbelanjaan tersebut juga melakukan imbauan kepada pengunjung LEM untuk terus mematuhi protokol kesehatan. Kepatuhan protokol kesehatan ini sangat ampuh untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Maskernya wajib dipakai dan hindari kerumunan," tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya