Berita

Wakil Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS, Yanuar Arif Wibowo saat hadir dalam talkshow bersama DPW Gema Keadilan Sumbar/Ist

Politik

Dari Rahim Gema Keadilan, PKS Berharap Lahir Pemimpin Nasional Transformatif

MINGGU, 28 MARET 2021 | 01:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan generasi muda yang berkarakter inovatif dan solutif sangat dibutuhkan dalam pembangunan, baik pembangunan daerah maupun nasional.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS, Yanuar Arif Wibowo saat menghadiri silaturrahim dan talkshow bersama DPW Gema Keadilan Sumbar bertema "Bergerak Bersama Membangun Sumbar dan Indonesia" di Kopi Batigo Sumbar, Sabtu (27/3).

Yanuar yang juga Pembina pusat Gema Keadilan ini berharap dari rahim Gema Keadilan, lahir pemimpin nasional yang mampu membangkitkan potensi Sumbar dan Indonesia dengan karya, prestasi, dan kreativitasnya.


"Generasi muda Gema Keadilan kelak harus menjadi pemimpin transformatif, yang menginspirasi dengan karya dan prestasi. Sebaliknya, tidak menjadi pemimpin yang transaksional, feodal, dan otoriter," ujar Yanuar.

Yanuar memaparkan, ada dua sisi kepemimpinan yang dibutuhkan bangsa ke depan. Sisi pertama memiliki sifat dan karakter yang kreatif, inovatif, dan solutif.

Pemimpin harus mampu beradaptasi dan mengafirmasi fitur-fitur kemajuan karena dunia berkembang sangat pesat. Kemudian sisi kedua yaitu komitmen yang kuat dalam menjaga nilai, identitas, dan karakter bangsa.

Sementara itu, Ketua Gema Keadilan Sumbar, Reido Deskumar menyatakan, pemuda bukanlah pemimpin masa depan, namun pemimpin masa kini.

"Inilah kunci kemajuan Indonesia ke depan. Dan kunci itu ada di tangan generasi muda bagaiman mampu menjadi pemimpin transformatif yang menguasai kemajuan dengan tetap menjaga nilai kepribadian dan karakter bangsanya," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya