Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Berlakukan Tarif Hingga 218 Persen Pada Anggur Australia Selama 5 Tahun

SABTU, 27 MARET 2021 | 11:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan tegang antara Beijing dan Canberra terus berlanjut setelah pada Jumat (26/3) China memutuskan memberlakukan tarif hingga 218 persen untuk anggur asal Australia selama lima tahun ke depan mulai akhir Maret ini.

Sanksi terhadap anggur dan produk lainnya dimulai November lalu setelah pemerintah Australia menyerukan penyelidikan independen terhadap asal-usul pandemi virus corona.

Kementerian perdagangan China mengatakan pada Jumat (26/3), bahwa tarif anti-dumping mulai dari 116,2 persen hingga 218,4 persen akan mulai berlaku pada 28 Maret mendatang, seperti dikutip dari Taiwan News, Sabtu (27/3).


Beijing mengklaim bahwa anggur tersebut dijual dengan subsidi dan dengan harga di bawah nilai pasar, tetapi Australia membantah tuduhan tersebut dan dilaporkan telah mempertimbangkan untuk membawa masalah tersebut ke Organisasi Perdagangan Dunia.

Sebelum tarif tahun lalu, China adalah pasar terbesar untuk anggur Australia, termasuk untuk 40 persen pengirimannya, menurut laporan Bloomberg. Penjualan yang kuat di bagian lain dunia, termasuk Eropa, mengikuti pengecualian dari pasar China.

Sebagai reaksi terhadap tindakan China, penjualan 'Freedom Wine' meningkat di tempat lain, termasuk di Taiwan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya