Berita

Filusuf ROcky Gerung/Net

Politik

Tanggapi Isu 3 Periode Jabatan Presiden, Rocky Gerung: Sirkulasi Elit Dihambat Proxy-proxy Global Kapitalis

SABTU, 27 MARET 2021 | 10:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu masa jabatan Presiden menjadi tiga periode dianggap oleh Filusuf Rocky Gerung sebagai bagian dari pemberangusan nilai-nilai demokrasi.

Rocky Gerung menyampaikan hal tersebut di dalam diskusi virtual yang disiarkan kanal Youtube Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, yang dikutip Sabtu (27/3).

Dia menilai, isu masa jabtan presiden menjadi tiga periode dimainkan oleh orang-orang yang berafiliasi dengan pihak-pihak global yang tengah memperkuat sistem kapitalis di Indonesia.


"Rezim ini adalah proxy dari global capitalism. Dan proxy itu sebetulnya biasa dalam sistem yang terbuka, di mana masuk kelar uang 24 jam, tidak bisa lagi di filter oleh negara," ujar Rocky Gerung.

"Tapi yang terpenting adalah, ide semacam ini hendak diternakan oleh siapa?" sambungnya.

Dalam pengalaman sejarah negara-negara demokrasi di Asia, termasuk Indonesia, Rocky Gerung menyebutkan ada hal serupa terjadi seperti yang ramai diperbincangan saat ini. Yaitu ada kecendrungan dari penguasa untuk terus bisa menjadi pemimpin di suatu negara atau mnejadi agent value yang kerap dikenal sebagai penguasa otoriter.

Mantan dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI) ini memberikan contoh konkret yang terjadi disejumlah negara di Asia, termasuk Indonesia pada tahun 1980-1990.

"Seperti Soeharto di Indonesia, Marcos di Filipina. Ini yang disebut sebagai agent value. Bahwa nilai Asia itu menghendaki stabilitas. Oleh karena itu eksistensi dari kekuasaan harus dipertahankan bahakan di perpanjang," tuturnya.

Tapi menurut Rocky Gerung, sekarang ini kebanyakan negara di Asia Tenggara utamanya tidak lagi menganut gaya kepemimpinan otoriter. Justru, negara-negara di luar Asia Tenggara yang kini menganut sistem otoriter.

"Tapi kemudian Asia berubah dan sekarang dianggap tiga periode itu di Turki, China. Bukan  Southeast Asia sebetulnya. Jadi value-nya sudah pindah tuh. Asia justru menginginkan demokrasi," paparnya.

Maka dari itu, Rocky Gerung menyimpulkan isu tiga periode ini adalah satu upaya dari pihak luar yang menggunakan tangan-tangan value agent yang dia umpakan tadi.

"Jadi kalau Indonesia mempercepat demokrasi seharusnya mempercepat sirkulasi elit. Nah tiga periode itu adalah perpanjang sirkulasi elit," katanya.

"Tidak mungkin negeri ini tumbuh secara beradab kalau fasilitas mempercepat sirkulasi elit dihambat oleh proxy-proxy global kapitalis yang berupaya memperoleh gen dari akumulasi yang ditanamkan di dalam periode Preiden Jokowi," demikian Roncky Gerung.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Dubes Iran Halalbihalal ke Kediaman Megawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:03

Idulfitri 1447 H, Cak Imin: Saatnya Saling Memaafkan dan Merawat Persaudaraan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:00

Prabowo Sebut Pemulihan Aceh Tamiang Nyaris Rampung

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:55

Megawati Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga dan Sahabat Terdekat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:40

Pesan Gibran di Idulfitri: Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:32

IEA Ajak Warga Dunia Kerja dari Rumah demi Redam Harga Energi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:49

Iran Klaim Kemenangan, Mojtaba Sebut Musuh Mulai Goyah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:20

Prabowo Halalbihalal dan Bagi Sembako ke Warga Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:58

Harga Minyak Turun Tipis ke Kisaran 109 Dolar AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:47

Pesan Idulfitri: Lima Pelajaran Ramadan untuk Kehidupan yang Lebih Bertakwa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:39

Selengkapnya