Berita

PNS di lingkungan Mabes TNI divaksin AstraZeneca/Ist

Nusantara

Seluruh Prajurit Dan PNS Mabes TNI Divaksin AstraZeneca

JUMAT, 26 MARET 2021 | 19:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 130.000 Vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diberikan oleh Pemerintah melalui Menteri Kesehatan, yang akan didistribusikan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI di 10 Provinsi Indonesia.

Kegiatan serbuan vaksin AstraZeneca dilaksanakan mulai tanggal 26 sampai dengan 27 Maret 2021 secara serentak mulai pukul 08.00 waktu setempat di 10 Provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Maluku, Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Papua.

 Sementara pelaksanaan Vaksinasi AstraZeneca di Mabes TNI dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan (Puskes) TNI yang diberikan kepada PNS Unit Organisasi Mabes TNI dengan target 2.850 vaksin, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/3).


 Dalam pelaksanaan vaksinasi yang di gelar oleh Puskes TNI, di bagi pergelombang dengan waktu yang telah ditentukan agar tidak terjadi kerumunan, serta selama dalam pelaksanaan vaksinasi para peserta vaksin diwajibkan menerapkan disiplin protokol kesehatan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) guna memutus mata rantai Covid-19.

Proses sebelum melaksanakan vaksin, terlebih dahulu para peserta melaksanakan empat tahapan yaitu pertama, pendaftaran dan verifikasi data yang dilakukan di meja satu skrining berupa anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana. Kemudian di meja dua melakukan pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh.

Pada meja tiga, peserta menerima suntikan vaksin Covid-19 yang disuntikan oleh vaksinator dari tim kesehatan TNI. Selanjutnya peserta yang sudah divaksin menuju meja empat  untuk dilakukan pencatatan dan harus menunggu selama 30 menit untuk mengantisipasi apabila ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Setelah melakukan semua tahap tersebut, para peserta diberikan kartu vaksinasi berupa manual dan atau elektronik.  

Vaksinasi AstraZeneca yang diberikan kepada PNS, secara ilmiyah berfungsi untuk melatih system anti bodi yang ada didalam tubuh. Sehingga imunitas tubuh dan kekebalan yang dapat melawan Covid-19. Harapan pimpinan vaksinasi AstraZeneca yang diberikan kepada PNS di lingkungan Mabes TNI selesai pada hari ini. Sementara untuk vaksin dosis tahap kedua rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2021 yang akan datang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya