Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Mudik Lebaran Dilarang, Saleh Daulay: Kebijakan Ini Harus Dikawal Dengan Aparatur Yang Cukup

JUMAT, 26 MARET 2021 | 19:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah telah memutuskan untuk meniaidakan mudik Lebaran 2021. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan masih merebaknya pandemi Covid-19.

Banyak kalangan yang sepakat, namun tak sedikit pula yang meragukan kebijakan tersebut berjalan lancar, lantaran berkaca pada pengalaman tabun lalu.

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyampaikan apresiasi lahirnya kebijakan yang diambil pemerintah untuk melarang mudik lebaran. Pemerintah perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelarangan mudik lebaran ini.


"Ini juga penting untuk disosialisasikan sejak sekarang, supaya masyarakat sudah tahu membuat planing atau rencana terkait dengan larangan ini," kata Saleh kepada wartawan, Jumat (26/3).

Ketua Fraksi PAN DPR itu menambahkan, pemerintah perlu berkaca pada penataan musim lebaran tahun lalu yang menurutnya kurang atau belum terorganisir dengan baik dan benar, lantaran masih ada pelanggaran.

"Jadi ke depan ini menurut saya selain adanya kebijakan ini yang sudah dikeluarkan harus dikawal dengan aparatur yang cukup, misalnya larangan aturan mudik itu harus dimulai kapan, dari tanggal berapa, sampe tinggal berapa misalnya itu," ucap Saleh.

Berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3), pemerintah secara resmi melarang mudik Lebaran 2021. Larangan mudik dimulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Namun, sebelum dan sesudah waktu tersebut, dihimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya