Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

IMF: Demi Kepentingan Rakyat, Pemerintahan Lebanon Harus Segera Melakukan Reformasi

JUMAT, 26 MARET 2021 | 11:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembentukan pemerintahan baru Lebanon yang menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan donor asing untuk membantu negara itu, hingga kini masih menemui jalan buntu.

Dana Moneter Internasional atau IMF angkat bicara mengenai hal tersebut pada Kamis (25/3).

Mereka mengatakan, pemerintah Lebanon baru dengan mandat yang jelas sangat penting untuk melaksanakan reformasi ekonomi yang sangat dibutuhkan untuk menarik negara itu keluar dari krisis keuangan.


Donor asing telah mengatakan mereka tidak akan membantu negara, yang tenggelam dalam hutang, kecuali politisi Lebanon menangani korupsi dan pemborosan yang menjadi akar penyebab keruntuhan negara itu.

"Sangat penting bahwa pemerintahan baru segera dibentuk dengan mandat yang kuat untuk melaksanakan reformasi yang diperlukan," kata juru bicara IMF Gerry Rice dalam konferensi pers seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/3).

"Tantangan yang dihadapi Lebanon dan rakyat Lebanon sangat besar, dan program reformasi itu sangat dibutuhkan," katanya.

Rice menambahkan, saat ini tidak ada pembahasan program antara IMF dan Beirut, yang ada hanya bantuan teknis dengan Kementerian Keuangan dan beberapa BUMN.

Saad al-Hariri ditunjuk sebagai perdana menteri pada Oktober lalu, tetapi sejak itu dia berselisih dengan Presiden Michel Aoun mengenai pembentukan kabinet. Pertemuan pekan lalu untuk membahas kabinet baru juga berakhir dengan penolakan publik.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya