Berita

Bupati Jombang, Mundjidah/RMOLJatim

Politik

Jadi Pemasok Beras Nasional, Bupati Jombang: Kami Tak Butuh Beras Impor

JUMAT, 26 MARET 2021 | 09:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penolakan terhadap rencana impor beras yang dilakukan pemerintah terus digaungkan berbagai pihak.

Salah satunya yang dinyatakan Bupati Jombang, Mundjidah, yang memastkan stok beras di wilayahnya masih terbilang sangat cukup untuk kebutuhan masyarakat.

Menurut Bupati Mundjidah, salah satu alasannya menolak rencana impor itu dikarenakan daerahnya merupakan salah satu pemasok beras nasional.


"Jadi, tidak perlu adanya beras impor. Hasil pertaniannya sangat berlebih, dan itu sangatlah cukup mencukupi kebutuhan stok beras tersebut," kata Bupati Mundjidah, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (25/3).

Bupati Mundjidah juga berharap agar wilayah tidak dimasuki oleh beras impor, karena akan berpengaruh terhadao turunnya harga gabah petani.

"Karena kalau beras impor masuk, harga gabah petani bisa semakin tertekan," ujarnya.

Selain menolak adanya impor beras, Pemkab Jombang juga mengembangkan produktivitas petani melalui budidaya pertanian organik.

Tak hanya itu, Pemkab Jombang juga memberikan bantuan subsidi pupuk organik secara merata ke seluruh kecamatan dan desa, sebagai dorongan pengembangan produktivitas petani.

"Dengan beras organik, ada nilai tambah yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani," tandas Bupati Mundjidah.

Sementara menurut Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, kebijakan impor beras 1 juta ton pada 2021 tidak bakal menghancurkan harga gabah di tingkat petani.

Menurut Lutfi, langkah ini dilakukan untuk menjaga stok beras nasional dan menstabilkan harga.

Mendag bahkan berjanji siap melepas jabatannya jika keputusannya terbukti salah. Hal itu diungkapkannya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI pada Senin kemarin (22/3).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya