Berita

Taolin Agustinus/Net

Politik

Gara-gara Air, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Menjadi Bupati

KAMIS, 25 MARET 2021 | 22:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Taolin Agustinus, seorang dokter spesialis penyakit dalam dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Kemenangan itu ditetapkan KPUD Belu melalui Surat Keputusan Pleno nomor 61/PL.02.7-Pu/5304/KP-Kab/III/2021 Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020, Senin (22/3).

Taolin Agustinus menjadi Bupati Belu bersama Aloysius Haleserens sebagai wakilnya memperoleh suara 50.623 dengan selisih 247 suara dari pesaing utama, sang petahana, Willybrodus Lay dan JT Ose Luan.


Taolin yang pernah meraih predikat sebagai dokter teladan puskesmas se-NTT tahun 2018 ini memang sengaja memasuki gelanggang politik yang sebenarnya jauh dari profesinya sebagai dokter penyakit dalam.

Namun, karena misinya yang mulia, Taolin memang berharap dapat mewujudkan mimpinya melalui menjadi bupati daerahnya.

Cita-citanya tidak muluk, tetapi memang tidak mudah diwujudkan jika melihat pemerintah daerah periode-periode sebelumnya yang juga belum berhasil.

Jika menjadi bupati, dua mimpi yang menjadi prioritas utamanya adalah menggratiskan bagi masyarakatnya perawatan kesehatan dan akses untuk mendapatkan air bersih. Bagi dia, dua mimpi inilah yang paling utama dibutuhkan oleh masyarakatnya.  

Dikatakan Wakil Sekjen DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim, Taolin yang lulusan spesialis penyakit dalam Universitas Diponegoro ini sejak mengabdikan diri sebagai dokter puskesman di Desa Halilulik, Belu hingga menjadi Kepala RSUD Atambua, ibukota Kabupaten Belu selalu berpikir keras terkait dengan air dan kesehatan masyarakat.

Taolin yang juga menjadi salah satu Ketua PB Ikatan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia ini menyadari hanya dengan masuk politik dirinya dapat mewujudkan mimpinya.

Dikatakan Taslim, dengan memberi pelayanan kesehatan yang prima dan akses untuk mendapatkan air bersih, Belu dapat mengejar ketertinggalan ataupun kekurangannya dari kabupaten lain.

“Taolin sangat mengenal setiap jengkal tanah kelahirannya. Saya yakin Taolin akan mewujudkan mimpinya. Pelayanan kesehatan yang prima dan air bersih akan terwujud tidak lama lagi. Partai Nasdem akan mendukung habis program ini,” ujar Taslim dalam keterangannya, Kamis (25/3).

Masih kata Taslim, Taolin sadar dan memahami betul filosofi lagu yang berjudul Tebe O Nana.

"Lagu daerah asal Belu itu mengisahkan bagaimana nasihat leluhur masyarakat Belu tentang kesehatan dan pengobatan atau obat-obatan yang menjadi hal utama dalam kehidupan. Bila lingkungan sehat dan masyarakatnya disiplin maka kesejahteraan pun akan menyertai," kata Taslim.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya