Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying/Net

Dunia

Dimusuhi Aliansi Five Eyes, Beijing Tekankan Bahwa China Saat Ini Tidak Seperti 120 Tahun Lalu

KAMIS, 25 MARET 2021 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, menanggapi komentar Australia dan Selandia Baru yang telah memberikan pujiannya atas sanksi yang dijatuhkan oleh AS, Kanada, Inggris -sekutu mereka di Aliansi Five Eyes- dan Uni Eropa, pada individu dan entitas China. Sanksi yang diberikan karena China diaggap telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

Mengenai 'pengeroyokan' itu, Hua mengatakan bahwa China masih memiliki banyak teman di seluruh dunia. Selama ini China terbuka dan jujur, dan berkomitmen untuk mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan semua negara berdasarkan Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai.

"Lihatlah peta dunia, dan Anda akan tahu bahwa China memiliki teman di seluruh dunia," ujar Hua, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (24/3).


"Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki lebih dari 190 negara anggota. Namun, beberapa sekutunya seperti Aliansi Five Eyes tidak dapat mewakili komunitas internasional," lanjutnya.

Hua juga mengatakan, Amerika Serikat dan negara-negara Aliansi Five Eyes lainnya berkoordinasi dan bertindak seolah-olah mereka akan memulai pertarungan kelompok.

"Tindakan mereka mengingatkan pada Delapan Kekuatan Sekutu," ujarnya.

"Negara-negara ini jelas keliru soal waktu. Mereka sudah memasuki dekade kedua abad 21, tapi persepsi mereka tentang China masih tertahan di akhir Dinasti Qing di akhir abad ke-19," kata Hua.

"Mereka jelas tidak mengenal China atau dunia. China saat ini tidak seperti 120 tahun yang lalu," tambahnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya