Berita

Ketua PK di acara Cek Ombak Susi Pudjiastuti/Repro

Politik

Selain Bikin Surat Edaran, KPK Era Firli Bentuk 15 Satgas Pencegahan Korupsi Pengadaan Covid-19

RABU, 24 MARET 2021 | 23:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya membuat surat edaran dalam penanganan pandemi Covid-19 agar tidak terjerat kasus korupsi, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga membentuk belasan Satuan tugas (Satgas) pencegahan dan penindakan.

Hal itu disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri saat berbincang dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam program Metro TV "Susi Cek Ombak" yang disiarkan pada Rabu malam (24/3).

Firli mengatakan, KPK bekerja keras membantu pemerintah dalam rangka penyelamatan jiwa manusia, dan menjamin kesehatan seluruh warga Indonesia.


"Krisis ekonomi, krisis kesehatan tidak boleh terjadi, karenanya KPK membantu pemerintah mulai dari KPK bekerjasama dengan BPKP, BPK, termasuk dengan LKPP, itu untuk memastikan bahwa seluruh proses hal-hal kegiatan terkait penanganan pandemi covid bisa berjalan dan tidak melanggar hukum," ujar Firli seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (24/3).

Sehingga kata Firli, KPK membuat surat edaran yang menjelaskan bagaimana cara pengadaan barang dan jasa di masa pandemi, bagaimana cara menerima bantuan dari pihak ketiga dan turunannya.

"Dan berikutnya Bu (Susi), kita membuat 15 satgas pencegahan. Yang bekerja di Kementerian/Lembaga khusus di satgas penanganan Covid-19. Disamping itu, KPK juga bekerja keras Bu membuat Satgas untuk penindakan terhadap setiap celah terjadinya tindak korupsi," jelas Firli.

Tak hanya itu kata Firli, pendidikan masyarakat juga menjadi penting dalam strategi pemberantasan korupsi. Salah satunya adalag membuat tim penyuluh anti korupsi.

"Dalam suatu teori, korupsi terjadi karena ada kekuasaan, ditambah kesempatan, minusnya integritas. Dan ini kita sebar di kelompok masyarakat. Kita semakin banyak orang yang berintegritas, semakin tidak ada korupsi," terang Firli.

Pendidikan masyarakat yang mengutamakan untuk meningkatkan integritas, baik di masyarakat maupun aparatur negara menjadi program unggulan KPK saat ini.

"Kita membangun integritas bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga, pemerintah Provinsi Kabupaten/Kota termasuk juga dunia kampus," pungkas Firli.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya