Berita

Ketua Komisi I DPR Aceh, Tgk Muhammad Yunus/Net

Politik

Soal Pilkada Aceh, Komisi I DPRA Desak Pemerintah Pusat Bersikap Tegas

RABU, 24 MARET 2021 | 16:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketegasan pemerintah pusat terkait perhelatan Pilkada Aceh sangat ditunggu. Apakah bisa dilaksanakan pada 2022 atau mundur ke 2024 seperti Pilkada yang lain.

Kondisi ini membuat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menilai sikap pemerintah pusat terkait pelaksanaan Pilkada Aceh tak jelas.

Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muhammad Yunus mengatakan, pihaknya telah menggelar sejumlah pertemuan dengan pemerintah pusat. Mulai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KPU, hingga DPR RI. Namun dari beberapa pertemuan itu belum ada hasil yang pasti.


"Ketika kita menanyakan kepastian sama mereka, mereka pun tak berani juga menyatakan tidak ada Pemilukada di Aceh 2022, dan mereka juga tidak berani mengatakan Pemilukada di Aceh 2024," kata Tgk Muhammad Yunus kepada wartawan, Rabu (24/3).

Yunus menambahkan, pihaknya di DPR Aceh menuntut sikap tegas pemerintah pusat terkait pelaksanaan Pilkada di Aceh. Sehingga, legislatif di Aceh bisa mengambil sikap atas putusan dari pusat tersebut.

"Kemarin kami meminta sikap tegas dari mereka. Berarti kalau memang Pilkada Aceh 2022, tolong tegaskan 2022. Kalau Pemilukada di Aceh 2024, tolong tegaskan tahun 2024. Jadi kami (legislatif) di Aceh tahu mengambil sikap," ujar Yunus, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Menurut Yunus, sebelum bertolak ke Jakarta dalam rangka pertemuan dengan pemerintah pusat, pihaknya juga telah melakukan roadshow politik ke sejumlah partai politik baik nasional maupun lokal di Aceh.

Safari politik ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait Pilkada Aceh di 2022.

"Komisi I DPRA telah roadshow politik beberapa hari yang lalu ke sejumlah parpol di Aceh. Sekarang kita kembalikan kepada Ketua DPRA. Nanti Ketua-lah yang melakukan lobi-lobi yang lebih tinggi lagi," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya