Berita

Presiden Republik Indonesia saat hendak terbang ke Kalimantan Tengah/Ist

Politik

Survei: 81 Persen Publik Percaya Jokowi Bisa Atasi Krisis Ekonomi

RABU, 24 MARET 2021 | 14:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 masih tinggi. Bahkan publik juga percaya bila pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo mampu mengatasi krisis ekonomi.

Berdasarkan survei Indonesia Development Monitoring (IDM), setidaknya masyarakat yang masih percaya Indonesia keluar dari krisis akibat pandemi cukup tinggi, yakni hingga 81,9 persen.

"Masyarakat masih percaya pemerintah bisa membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi akibat wabah tersebut," kata Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel dalam keterangannya, Rabu (24/3).

Di sisi lain, publik yang masih ragu dan tidak percaya kepada pemerintahan Jokowi untuk menghindari krisis ekonomi akibat pandemi angkanya kecil.

Tercatat, 10,4 persen publik masih ragu atau tidak percaya pemerintah bisa mengeluarkan Indonesia dari krisis ekonomi, dan 4,7 persen tidak memberikan opini.

"Jadi, asumsi bahwa masyarakat secara umum tidak puas dengan kinerja pemerintah dan massa tidak yakin bahwa pemerintah akan mampu membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi akibat Covid-19 ini secara empiris tidak terbukti," demikian Fahmi Hafel memaparkan hasil surveinya.

Survei IDM dilakukan pada 4 hingga 15 Maret 2021 dengan metode wawancara lewat telepon sebanyak tiga kali dengan jumlah sampel 2.180 WNI pemilih hak pilih jika pemilu digelar hari ini.

Responden yang diambil berada di rentang usia 20 hingga 54 tahun di semua kelas sosial ekonomi. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,1 persen.

Populer

Hampir 2 Bulan Kosong, Presiden Jokowi dan Panglima TNI Disarankan Segera Tunjuk Pangkostrad Baru

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:58

The Jerusalem Post: Prabowo Subianto Tokoh Utama di Balik Upaya Normalisasi Hubungan Israel-Indonesia

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:28

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Laporkan Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke KPK

Senin, 10 Januari 2022 | 12:28

Jerry Massie: Memang Saham 100 M Kaesang Tidak Masuk Akal, Usahanya Saja Banyak yang Gagal

Selasa, 11 Januari 2022 | 16:38

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

UPDATE

Banyak Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Nasdem Sumut: Mahar Politik Salah Satu Penyebabnya

Jumat, 21 Januari 2022 | 03:30

Minta PDIP Pecat Arteria Dahlan, Gema Pasundan: Sudah Ngaco juga Sesat Pikir

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:49

Bersiap Menuju 2024, PPP Kabupaten Probolinggo Mulai Rapatkan Barisan

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:25

Ini Kode Suap Hakim Itong Cs Terkait Penanganan Perkara di PN Surabaya

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:59

Tak Takut Merugi, PT TCT Sambut Baik Pengiriman Kembali Batubara PT AGM ke PLN

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:44

Lieus Sungkharisma: Pindah Ibukota Negara Macam Mau Pindah Kontrakan Saja

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:24

Penangkapan Hakim PN Surabaya Wujud Pentingnya Orkestrasi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:12

Bantu Negara Miskin, Pil Antivirus Covid-19 Segera Dibuat Versi Generik dan Murah

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:59

Resmi Berstatus Tersangka, Hakim Itong Langsung Menginap di Rutan KPK

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:58

Pulang Belajar Agama di Aceh Besar, Warga Aceh Utara Ini Ngaku Imam Mahdi

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:25

Selengkapnya