Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Ist
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Ist
"Produksi beras kita kurang lebih 31 juta ton per tahun. Ini mepet dengan komsumsi kita yang kurang lebih 32 juta ton per tahun dan produksi ini bisa pertahun turun kurang lebih 3 juta ton atau 10 persen karena cuaca ekstrem," kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/3).
Pemerintah, kata dia, harus memiliki stok pangan, khususnya beras untuk menghadapi risiko terjadinya cuaca ekstrem, bencana alam, hingga mengantisipasi ketersediaan dan harga beras di luar negeri yang berpotensi menaikkan harga hingga terjadi kelangkaan.
Populer
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 13 April 2026 | 08:21
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 09 April 2026 | 16:31
UPDATE
Sabtu, 18 April 2026 | 09:43
Sabtu, 18 April 2026 | 09:18
Sabtu, 18 April 2026 | 09:08
Sabtu, 18 April 2026 | 08:47
Sabtu, 18 April 2026 | 08:30
Sabtu, 18 April 2026 | 08:17
Sabtu, 18 April 2026 | 08:03
Sabtu, 18 April 2026 | 07:55
Sabtu, 18 April 2026 | 07:41
Sabtu, 18 April 2026 | 07:18