Berita

Marcus Gideon dan Greysia Polii di konferensi pers menyambut kepulangan tim Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Senin malam (22/3)/Repro

Olahraga

BWF Minta Maaf Kepada Indonesia, Marcus Gideon: Tak Segampang Itu

SELASA, 23 MARET 2021 | 08:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus yang menimpa tim Indonesia di ajang All England telah membuat pihak Badminton World Federation (BWF) mengirim permintaan maaf resmi mereka kepada Pemerintah Indonesia.

Surat BWF ini ditujukan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, juga menyertakan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo, Kemenlu, Kemenpora, Duta Besar Indonesia, dan seluruh fans bulutangkis Indonesia.

Namun demikian, pernyataan maaf BWF ini tak dianggap telah menyelesaikan masalah. Pemain ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, tetap menuntut tanggung jawab BWF yang lebih konkret dari insiden di Birmingham, Inggris, tersebut.


"Kalau menurut saya, seharusnya masalah ini diperjelas. Kan kita pertandingan sudah mulai sedikit, persiapan buat Olimpiade. Takutnya nanti ada apa-apa di jalan, BWF lepas tangan lagi kayak begini. Tinggal kasih surat permintaan maaf saja beres," ketus Marcus saat jumpa pers di Gedung VVIP, Bandara Soekarno-Hatta, Senin malam (22/3).

Ditegaskan Sinyo, panggilan akrabnya, BWF tetap harus bertanggung jawab atas tindakan diskriminatif yang dialami tim Indonesia. Tak hanya cukup dengan mengirim permitaan maaf.

"Kemarin kan benar-benar terlihat banget ketidakadilannya menurut saya dan menurut teman-teman semua. Jadi harus diperjelas," tegasnya.

"Tak segampang itu tinggal bilang minta maaf, lalu sudah beres begitu," tandas Marcus.

Tim Indonesia harus mengakhiri perjuangan mereka di All England 2021 lebih cepat. Pasalnya, mereka diketahui berada dalam pesawat yang sama dengan penumpang lain yang dinyatakan positif Covid-19 saat terbang dari Istanbul ke Birmingham.

Pemerintah Inggris pun memaksa seluruh anggota tim Indonesia melakukan isolasi mandiri selama 10 hari, sesuai aturan yang ditetapkan National Health Service (NHS). Padahal, beberapa pemain sudah bermain dan meraih kemenangan di babak pertama All England 2021.

Akibatnya, Jonatan Christie dkk dinyatakan kalah WO dari turnamen bergengsi tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya