Berita

Apel siaga jelang putusan Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pilkada Boven Digoel/RMOLPapua

Presisi

Jelang Putusan MK, Ratusan TNI-Polri Siaga Amankan Kamtibmas Boven Digoel

SENIN, 22 MARET 2021 | 22:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Apel gabungan yang dipimpin Kapolres AKBP Syamsurijal digelar dalam rangka menjaga Situasi Kamtibmas jelang Putusan Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pilkada Boven Digoel.

Apel gabungan di halaman Kantor Bupati Boven Digoel dikuti oleh personil dari Kodim 1711, Satgas Batalayon 575, Brimob Nusantara dari Sulawesi Selatan dan personil gabungan Polres Boven Digoel serta Polsek.

"Kehadiran kita sebagai Aparat Keamanan menciptakan rasa aman dan nyaman tanpa rasa kecemasan warga masyarakat serta warga juga diminta jauhi hal yang provokatif," ujar AKBP Syamsurijal dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Senin (22/3).


"Anggota bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk silahturahmi bersama masyarakat serta menghimbau dan ajak warga untuk menjaga Kabupaten Boven Digoel tercinta jangan mudah terpancing dengan berita Hoaks yang beredar di Media Sosial," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Dandim 1711 Letkol Czi Daniel Panjaitan, mengatakan bahwa kehadiran kita di sini menjaga keamanan dan Sitkamtibmas Boven Digoel agar Warga Masyarakat agar dapat melaksanakan aktifitas seperti biasa.

"Semua ini terwujud bila warga masyarakat juga ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah ini anggota juga harus tetap patuhi protokol kesehatan Covid 19," katanya.

Sementara itu, Sekda Boven Digoel Yoseph Awunim, menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sinergi menjaga kemanan masyarakat.

"Terimakasih pihak keamanan TNI-Polri dalam menjaga kondisi Kamtibmas di Boven Digoel Masyarakat saat ini sudah dewasa dalam mengikuti Proses yang berjalan," ucapnya.

Yoseph berharap agar kita jaga bersama dan hargai putusan MK nantinya untuk menjadikan pemimpin Kabupaten Boven Digoel yang terbaik.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya